Pages

Showing posts with label Culinary. Show all posts
Showing posts with label Culinary. Show all posts

January 17, 2013

Sumo Ramen - Review

For a more down-to-pocket and high quality ramen, here's Sumo Ramen. Having it's second place located at Jln.Ciumbuleuit, Bandung, Sumo Ramen targets young middle market-college students. 

Simple interior dominated with red, white and black, contrasts with the aesthetic food appearance. Actually it's not simple. I'm quite annoyed with the overall red wall and black furniture. It seems too much and heavy. Moreover the floor has small floor tile so there are many lines at floor which add the business of the room.
The graffiti is cute and unique, create an accent wall. Maybe they can tone down the red wall into something brighter maybe white or broken white, it can create more spacious room.Oh, is the ceiling also red? It also need a repaint. I think that's the most low budget solution for improving this restaurant.


WAKAKA PVJ- REVIEW




Happy New Year 2013!!
Although it's half a month late :D
There's a not-so-new food stand at PVJ (Paris Van Java) mall at Bandung. I've tried it a few months ago, it's called Wakaka. I don't really know what it means, but in Bahasa Indonesia it's like sound of a laugh.

As the picture below, it specialize in Asian meals. Yumm.
 
Here's a  peek of the menu. It's quite informative and unique with a board as base. There are information about menu, price, spicy, recommended, and few photos.
 

June 6, 2012

HDL Cilaki - Review

Buat kamu-kamu yang suka makan seafood, di sini tempatnya: HDL Cilaki yang terletak di Jalan Cilaki 36 Bandung. Restoran ini sering juga muncul di acara TV, salah satunya Benu Buloe di Trans TV. Dari acara itu juga gw baru tahu kalau HDL singkatan dari Haus dan Lapar. :)
HDL Cilaki juga udah buka cabang di Jalan Diponegoro, sejalan dengan Gedung Sate. Ada juga cabang-cabang lainnya ternyata, yaitu di Jalan Cilaki 67, Tenda TM.Cilaki, dan Jl.Gatsu 230.
Karena udah terkenal, kalau Malam Minggu semua cabang HDL Cilaki pasti penuh nuh nuh.. Makanya maklum aja kalau pelayanannya agak kurang, selaen karena karyawan terbatas, pelanggan yang terlalu banyak juga bikin pusing.

HDL Cilaki yang gw kunjungi menggunakan rumah lama yang diubah menjadi restoran. Tapi ga banyak perombakan cuma dikasih meja dan kursi doank. Makanya ruang-ruang makannya pun terbagi-bagi dan banyak dinding-dinding penyekat. Jadinya kalau difoto pun ga bisa keliatan semuanya kayak gini nih... haha.

Jadinya interiornya pun sederhana ga banyak berubah dari waktu masih berupa rumah. Lantainya keramik, dinding warna putih dengan kusen pintu dan jendela coklat, plafon putih polos. Meja dan kursi dibuat senada dengan kusen yaitu warna coklat kayu.

Sedangkan kalo dari luar gini bentuknya :

Nah, seafood apa aja sih yang ada disini?
Mulai dari kepiting, udang, ikan, kerang, cumi, sampai makanan non seafood seperti sapo tahu, kangkung juga ada. Menunya beragam, dan masing-masing seafood bisa dipilih mau dimasak apa, mulai dari rica-rica, saos tiram, saos padang, sampai asam manis.

Gw udah 2x makan disini, ini nih yang udah gw pernah makan:
Mulai dari kiri atas adalah Kangkung Cah Telur Puyuh. Di menu ga disebutin tapi ternyata disajiin di hotplate, which is totally fine sih, tapi mengundang banyak perhatian karena asapnya banyak.. haha. Rasanya rasa kangkung..*ya iyalah* Kematangannya pas ga terlalu lembek atau terlalu keras. Harganya IDR 30.000, lumayan mahal sih, tapi namanya juga di restoran seafood.. apa boleh buat..

Kanan atas adalah Udang Rica-Rica. Disajiinnya juga di hotplate, tapi asapnya ga sebanyak kangkung kok. Bagusnya pake hotplate adalah sampe kita selese makan pun udangnya tetap panas.. Ukuran udangnya lumayan gede sih, tapi ga gede-gede banget juga. Gw sih ga ngitung jumlahnya tapi mungkin paling banyak 10 deh. Rasanya enak, lembut, dan pedas. haha. Puas makannya. 
Oh ya, harganya IDR 55.000. Mahal ga? Ga terlalu lah yah, soalnya udang kan memang mahal.. wkwk

Lalu kiri bawah ada Kepiting Saos Tiram.. Yummy.. Ada 2 ekor kepiting yang kayaknya sih betina..  Lumayan gede karena gw makan berdua aja kenyang.. (kenyang karena banyak atau karena kelamaan ngupas yah? hmmm...) Emang sih kalo makan kepiting tuh harus kerja ekstra keras karena ngupasnya lama, pelan-pelan. Dan kalo gw ngupasnya sebersih-bersihnya, jadi kulit tipis yang putih di badannya pun ga dimakan, kebayang deh lamanya. Tapi bisa dibilang mengupas menjadi kenikmatan tersendiri dari makan kepiting. Rasanya enak, lembut, agak pedas, rasa bumbunya pas. Saosnya pun enak kalo dicampur ke nasi. Harganya? Tarik napas.... IDR 115.000. Sesuatu yah kalo kata Syahrini. haha. Emang kalo mau makan kepiting tuh harus nabung dulu biar ga nyesek pas bayarnya.

Kanan bawah last but not least adalah kerang... masak apa yah lupa.. hihi. Pokoknya kerang aja. coz i'm not a fan of kerang. Bahkan pertama kali gw makan kerang yah baru di Bandung. Sebagian bumbunya lumayan terserap ke dalam kerang, atau kalo ga daging kerangya dicocol aja ke kuahnya. Biar ada rasanya gituu. Kalo kerang juga pasti dikupas tapi kan ga seribet kepiting, ini tinggal dibuka n ditarik dagingnya aja. Harganya sekitar IDR 30.000 an juga kalo ga salah, ga inget pastinya. 

Satu yang gw perhatiin adalah masakan disini tuh kaya rempah, jadi kalau makanan yang disajiin bisa dilihat banyak daun bawang, daun ini daun itu dan rempah lainnya. Contohnya udang, kalo udangnya udah habis dimakan di piringnya pun masih tersisa banyak rempah-rempahnya itu. 

Untuk minuman ada berbagai jus, soft drink dan minuman standar lainnya. Tapi kalau mau hemat ga perlu pesan minum juga ga masalah karena kita pasti dikasih teh tawar gratis. Asik kan.. hehe.

Pssst... Kata temen gw sih kalo makan di sini jangan pesan ikan karena mahal. Jadinya gw ga berani pesan ikan deh.. Kalo ga salah sih liat di daftar harga yang ditempel di dinding harga ikannya mulai dari 70.000 ribu, padahal kalo di tempat lain kayak D'Cost cuma 45.000 aja. Beda yah kalo kepiting mah emang harganya 100rb-an kalo ukuran gede.
Oh yah, jadi di menu tuh ga dicantumkan harga, jadi kira-kira sendiri aja takut budgetnya ga cukup. Hihi. Di sebagian dinding memang ditempelin daftar harga, tapi ga semuanya ada.

Rating (1-5):
Taste                 4 (good)
Presentation     3 (okay)
Price                 3 (okay)
Interior              2 (not okay)
Service              2 (not okay)

April 21, 2012

Daiji Ramen - Review

Woohoo.. Udah lama ga posting nih..
Why? Karena gw sibuk kuliah.. Hihi. *Sok sibuk*

Anyway, kira2 bulan kemaren (udah cukup lama sih) gw nyobain makan di Daiji Ramen di Ciwalk. Karena lagi pengen ramen n bosen dengan Gokana lagi Gokana lagi, akhirnya perut gw berlabuh di Daiji Ramen ini.
 
*INTERIOR
Pertama kita bahas interiornya dulu yah.. Daiji Ramen terdiri dari dua lantai, kebetulan gw waktu itu duduk di lantai bawah karena area non smoking. Overall interiornya didominasi warna merah, cokelat dan sedikit hitam. Pencahayaannya remang-remang gimana gitu..
  
 

Di atas adalah foto tangga (ya iyalah -.-").. Didominasi dengan kayu sebagai railing, dan dindingnya mungkin laminate atau vinyl motif kayu gitu deh, ga yakin soalnya lihat dari jauh. Terus ditambah pigura-pigura yang mempermanis dan mengisi area kosong. 



Kalo dilihat dari pintu masuk kurang lebih seperti di atas pemandangannya. DI sebelah kiri area makan kayak bar gitu, dengan meja dan kursi tinggi, menghadap langsung ke area dapur n preparation.
Sedangkan di kanan ada beberapa meja dan kursi biasa. Area kosong di tengah buat sirkulasi. Furniturenya kelihatan sederhana banget, warna cokelat tua polos. Sedangkan lantainya juga keramik polos.

March 2, 2012

KULINER DI FEBRUARI

Februari ini gw beberapa kali makan di luar n reviewnya gw gabung aja jadi satu soalnya fotonya ga cukup banyak krn gw sering lupa foto.. -.-'
Okei, yang pertama adalah Shin Men Resto di Paris Van Java.
Seperti namanya, restoran ini menyediakan makanan Jepang mulai dari ramen sampe sushi. Interiornya pun didesain dengan nuansa Jepang. Mulai dari area masuk ada pohon sakura artificial gitu bagus banget. Lalu material lantai, dinding, furniture didominasi kayu sehingga menciptakan suasana hangat.  Warna cahaya yang kekuningan juga menambah hangatnya ruangan. Yang unik adalah ada area khusus gitu kayak lesehan ala Jepang (foto kanan atas) yang mau masuk harus buka alas kaki.

Untuk makanannya gw pesen ramen tapi lupa difoto.. hehe. Foto di kiri bawah itu adalah gyoza kayak siomay gitu isi sayur. Yang di kanan bawah adalah chicken spicy kalo ga salah. Rasanya kalo gw boleh jujur sih kurang enak, mungkin karena gw pas pesen menu yang kurang enak yang bukan signature dish nya, atau emang ga enak.. Harganya kisaran 15000 (appetizer) sampai 80000an (sushi, dll). Untuk rasa yang kurang enak sih menurut gw ga worthed lah harga segitu..

Kemudian yang baru-baru ini gw coba deket kos adalah Yammi Yammi Noodle House. Sebelumnya gw ada pengalaman ga enak nih pas mau nyoba makan sini. Jadi, sebelum yang gw pergi kemaren nih gw udah pernah pergi sebelumnya.Waktu itu gw n pacar gw cm pesen satu paket makan gitu buat berdua, sama minuman. Suasananya lumayan rame, minuman kami udah dateng tapi makanannya lama banget dah hampir sejam ga dateng-dateng. Kirain karena rame jadi nunggunya lama. Karena ga sabaran kami liatin terus pelayannya dengan muka agak-agak jutek.. 

February 17, 2012

ROOFTOP CAFE BANDUNG - REVIEW

Finally, I have a chance to write again.. yey.. After absent for about a month.. 
This time, I'll make a review about Rooftop Cafe Bandung. It's located near my place and I've been there twice.
Rooftop Cafe take place in a three stories 'ruko' in the complex of Majesty Hotel. There is dining area at the first floor, but the main dining area is on the rooftop (as the name).  While the second story is private area, the third story is kitchen. There is no elevator, so we have to climb stairs (a lot of them) to the rooftop.  Enough to make us hard to breath.

*INTERIOR
So, the rooftop dining area is divided into two, one bigger semi indoor where there is no permanent wall and ceiling. And the other is small outdoor area. The atmosphere is quite cozy. 
In the semi indoor area, the furniture are mostly dark brown rattan, chairs and couch with orange and green cushion color.
The orange and green are perfect combination for dining area, because as we know orange can improve someone's appetite, while green add freshness. There are also some plants which increase the 'green'. Here is a few snapshots (sadly it's wrong view). There is also a bar.



*FOODS AND BEVERAGES
Now, the menu are mostly Western or European with wide variety from breakfast to dinner, appetizer to dessert.
Here are some of them. I'm so sorry I forget their names and prices.. hehe.


The price ranges approximately from IDR 15000 to70000 (I genuinely forget the exact -.-'). 
For me, all the foods and beverages that I've been ordered tasted good.. So, I'm quite satisfied eating here and I'll come back..

Rating (1-5):
Taste                5
Presentation   5
Price                4
Interior             3
Service           5

January 16, 2012

THAI PALACE RESTAURANT - REVIEW

I'm going to review about restaurant (again).. haha.
This time it's Thai Palace Restaurant at Istana Plaza, Bandung. As its name, this restaurant serves Thai food. So does the interior, Thai atmosphere, with the using of artificial vertical plants, wooden furniture, and wooden partition. Thai Palace is a family restaurant, so the tables are big ones, more than 4 chairs each.



Here are some photos of the menu. There are quite many choices of the menu.


So I went here with my bf. We ordered 2 menu, believe me, it's more than enough.. :p. Here they are...

This is 'Perkedel Udang' (IDR 32900), but it looks like some kind of pizza with prawn flavour.
It it served with sour chilli sauce.

This one is Tom Yam Goong, a kind of soup. It comes in big portion as you see in the picture, and there are few choices such as seafood, chicken, or mixed. We chose mixed (IDR 52900). The taste was spicy and sour.











And here are the beverages. On the left is a mixed drink, called Chantabury Peach (IDR 17900),  center one is Spicy Catuchak Fruit (IDR 19900), a spicy drink consist of strawberry and mango, and Soursop Juice (right).



So, the big question is, will I come back? I will... Haha.

Rating (1-5):
Taste             4
Presentation   3
Price              3
Interior           3
Service           3


22 December - Mother's day and Having Tangyuan

For everyone's comfort, maybe I should start to write in English. First of all, please forgive the grammatical errors.. :)

Now I will write about 22nd December. In Indonesia particularly, 22nd December is celebrated as Mother's day. The only day of the year that is dedicated to all the mothers..
While for the Chinese, 22nd December often celebrated as Winter Festival/Dong Zhi.
Dong Zhi is usually celebrated by having Tangyuan.

Maybe some of you are confused about what is Tangyuan, well it's a traditional chinese food made from glutinous rice flour that is formed into balls and served in a kind of soup (can be sugar water or ginger water). It can be filled with peanut, fruit pasta, or else. In Indonesia is called onde-onde or ronde.

As a Chinese descent Indonesian, 22nd December for me is all about eating Tangyuan. My family make and eat it every year as a tradition. Here is the picture from this year ;)

It's look delicious, isn't it? :D
I personally like this food, especially the one with the peanut filling and sugar water.. Yummy..
In Indonesia you can find it anywhere from roadside to mall. It has been modernized with varieties of filling. In Bandung especially it can be found at Gardujati area..
You should try some.. ^^

November 29, 2011

TABLELICIOUS CAFE - REVIEW

Minggu kemaren habis makan siang, gw dan temen2 mampir ke sebuah kafe baru di Jalan Cimanuk, Bandung, namanya Tablelicious. Letaknya di hotel Vio kalo ga salah di sebelah taman Lansia.

Dari luar sih tampilan kafenya lumayan modern tapi suasananya berasa kayak rumah sakit, mungkin karena pemilihan warnanya (so cold, blue and white). Pintu masuknya di samping.

*INTERIOR
Jadi ruangannya dibagi dua, ada yang semi outdoor dan yang indoor. Kami duduk di area yang semi outdoor jadi yang akan dibahas ruang outdoornya aja ya..
Pas lewat entrance ternyata emang nuansanya dingin banget ga kayak kafe. Lantainya dilapisi karpet rumput hijau, sedangkan furniture dan dinding semuanya berwarna biru muda dan putih. Kami duduk di pojokan, jadi sudut ambil fotonya ga bagus.. hehe.

  
Seperti terlihat di foto yang atas, di bagian tengah kursinya kayu. Sedangkan di pinggir-pinggir ada yang sofa.. hihi. Jadi kami duduknya di sofa pojokan yang bentuk L. Ga tau yah kafenya udah berapa lama jadinya, tapi mungkin karena sofanya warna beige gitu, keliatan udah agak kotor gimana gituuu.. :(

Oh ya, yang menarik perhatian (vocal point) sih dinding yang di belakang kami (ga kefoto, sorry) adalah bata exposed yang dicat putih terus dikasih kayak street art gitu. Jadi ada siluet orang sama ada kata-kata berwarna biru. Cuma bagian ini yg bagus dari area outdoornya menurut gw..

*FOOD
Eniwei, karena baru habis makan siang gw n temen2 masih kenyang jadi cuma pesen dessert aja. Yang kami pesen cuma 2, waffle apa yah lupa namanya.. haha. Wafflenya sebenernya buat 2-3 orang, tapi kami ber5 juga masih cukup kok.. Kebetulan wafflenya ada 5 baris jadi tinggal dibagi 5..


Wafflenya ada dua lapis terus di tengahnya ada 3 scoop es krim 3 macam rasa, stroberi, vanilla dan cokelat. Sama kayak topping di atas n sausnya, stroberi, vanilla n cokelat. Cuma waktu kami pergi yang vanilla nya habis jadi diganti stroberi.

Ini nih setelah dipotong-potong. Lumayan gede lho wafflenya~~ yumm. Harganya 35.500.. Ga mahal lah karena dibagi 5.. haha. Rasanya lumayan enak, es krim nya sih kata temen gw Campina, tapi gw ga ngeh yang penting enak... haha.

Terus yang kedua adalah Chocolate Lava. Gw sih expect nya agak tinggi yah, secara wafflenya gede gitu tapi yang keluar gini nih:

Di pinggir tuh adalah es krim cokelat. At first sight kayak tanah liat, apalagi di atasnya ada tunas gitu.. hahaha. Terus yang di tengah isinya karamel, dan yang di kanan tuh chocolate lavanya. Rasanya gw kurang suka, rada kering gimana gitu.
Harganya sekitar 30rb juga dehh..

Menunya sendiri cukup menarik, ga terlalu banyak tapi lumayan mewakili lah ada yang lunch, dinner, breakfast n appetizer. Makanan Barat sih overall. Kalo siang-siang banyak yang nongkrong-nongkrong gitu, kebanyakan sih anak muda.

worth to try lah.. I will come back but I'll definitely try the indoor area.. :)

Rating (1-5) :
Taste               4
Presentation  5
Price                3
Interior           3
Service            3

November 16, 2011

MOMIJI JAPANESE CUISINE - REVIEW

Malam minggu kemaren, gw dan cowo gw makan malam di sebuah restoran Jepang di Jalan Braga, Bandung. Namanya Momiji Japanese Cuisine. Gw baru pertama kali datang kesini, sedangkan cowo gw udah pernah sih dulu sama temen2nya. Dia yang ajak gw kesini soalnya sejam sebelumnya gw masih bingung-bingung ga jelas mau makan dimana.. :p

Dilihat dari depan sih biasa aja, restorannya ga gede-gede amat. Tapi karena terletak di Jalan Braga pasti oke lah yah restorannya.. wkwk. Meskipun agak-agak sepi sih, kebanting sama Bandung Suki di sebelahnya yang penuh. Jadi gw agak meragukan kualitasnya. hehe.

Pas membuka pintu masuk sih kita dialihkan dulu lewat sebuah area semacam foyer, baru masuk ke ruang makannya. Suasananya Jepang banget, homey dan comfy lah.. Lampunya kekuningan, banyak nuansa kayunya. Kami akhirnya duduk di bagian belakang ruangan yang depan persis di sebelah dinding pembatas (ada kayak dua ruangan gitu, depan dan belakang dibatasi dinding).

Oh ya, sebelumnya gw mau membahas interiornya dikit ya, maklum interior designer.. hehehe.
 Here's a glance of the interior.Ceilingnya direndahin di sekeliling dinding, tengahnya pake kayu-kayu gitu baru pake lampu gantung.

Interiornya cukup unik sih jadi konsepnya kayaknya daun-daun gitu (ga tau nama daunnya), soalnya daun ini ada di dinding belakang kasir dan di alas makan dan di kartu nama. Terus dindingnya ada yang cekung ke dalem dan ditutup pake ranting-ranting gitu.


Next, Pas melihat menunya, wow semuanya bahasa Jepang.. *lebay, ya iyalah masa bahasa Spanyol. lol.
Meskipun ga bingung juga karena masakan Jepang udah populer banget di Indo. wkwk. Tapi, yang jadi concern gw adalah harganya. Lumayan mahal lah 50ribuan ke atas kalo gw liat-liat. haha. Padahal alasan gw bingung-bingung sebelum pergi tuh adalah mencari tempat makan yang nyaman tapi ga mahal-mahal amat. Taunya kesini harganya segituan juga.. Tapi ya sudahlah ya...

Eniwei, kami pesen Chicken Katsu Bento, Tempura Udon, dan sayur apa gitu lupa namanya.

Ini nih yang pertama dateng, lupa namanya.. hehe. Tapi isinya sih sayur gitu pake telor terus dimasak dengan ikan teri. Jadi kuahnya berasa asin-asin ikan teri gitu. Rasanya okelah. Harganya cuma 17.500.









Terus di kiri nih Bento nya.. Gede banget.. Haha. Begitu Bento nih kluar langsung gw mikir worthed lah meskipun harganya 60ribuan.. wkwk Isinya tuh ada Sushi yang gede jg menurut gw, tofu, udang, sama chicken katsu dan salad gitu. Disajiinnya bareng kuah bening gitu. Tofunya enak lembut, ada kuahnya enak juga. Udangnya digoreng biasa tapi juga enak. Sushinya isinya kurang banyak tapi enak. Chicken katsunya juga enak, kulitnya krispi2 enak.

  Terus Tempura Udon. Tempuranya 2 buah dipisah dari kuahnya. Di foto ga terlalu keliatan tapi ukuran mangkok dan tempuranya tuh gede. Lebih gede dari mangkok mie biasa lah. Harganya di menu 45ribu tapi ternyata pas bayar 55ribu. Mungkin gw salah liat di menu.. ga tau deh.

Oh ya minumnya pesen apa yah namanya lupa, pokoknya ada 'mixed' gitu. Isinya es krim sama sirup gitu enak deh.. hehe. Harganya 20ribu. 

  
Pas bayar semuanya jadi 150ribu. Lumayanlah ya berdua, meskipun ga boleh sering-sering juga. wkwk. *bangkrut
Overall sih enak makanannya, worthed dengan harganya. Mungkin yang kurang pelayanannya, kurang ramah dan agak lama. Meskipun pelayannya minta maaf sih datengnya lama (must be appreciated) tapi tetep aja ga senyum.. Suasananya tenang tapi lama-lama ngantuk juga.. haha.

Selain di Braga, Momiji nih juga ada di Apartment Majesty, Galery Ciumbuleuit, n Plaza Dago. 

Will I come back? I will, but I have to save some money first.. :p

Rating (1-5) :

Taste               5
Presentation     4
Price                1
Interior             4
Service            3